Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor

Posted by

Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor - Kode angka dan huruf yang terdapat pada sebuah ban menunjukkan fungsi dan informasi pada sebuah ban. Pengetahuan akan hal ini tentu akan sangat bermanfaat bagi anda para pecinta motor. Maka pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan bagaimana cara membaca kode-kode tersebut.

Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor

Terdapat 2 jenis pengkodean pada sebuah ban, yaitu kode ban Imperial dan kode ban Metric, namun pada saat ini kebanyakan menggunakan kode ban Metric.
  • Imperial
Contoh kode ban Imperial
4.60-H-18 4PR
Penjelasan:
1. 4.60 menyatakan kode ban dalam satuan inchi
2. H menunjukkan ambang batas kecepatan pemakaian
3. 18 Menunjukkan kode untuk diameter Velg dalam satuan inchi
4. 4PR menunjukkan kode untuk kekuatan ban yang berdasarkan pada kekuatan serat kain ban. 4PR juga berarti penggunaan lapisan kain yang terbuat dari bahan nilon dalam sebuah cascass berindikasi kekuatan setara dengan 4 lapisan ban.

Untuk Kode ban Imperial, Aspect Ratio atau perbandingan tinggi ban terhadap lebar ban didasarkan pada nilai 100% ( tinggi ban sama dengan lebar ban )
  • Metric
Contoh Kode ban Metric
120/70-17 67H
Penjelasan:
1. 120 menunjukkan kode lebar ban dalam satuan milimeter
2. 70 Menunjukkan kode perbandingan tinggi ban terhadap lebar ban. 70 berarti juga perbandingan tinggi ban 90% dari lebar sesungguhnya. Apabila lebar ban 120mm, maka tinggi ban tersebut adalah 70% X 120 mm atau sama dengan 85.2 mm. Aspect ratio kecil pada sebuah ban akan meningkatkan kemampuan stabilitas serta handling kendaraan.
3. 17 menunjukkan kode diameter velg dalam satuan inchi
4. 67 menunjukkan kode beban maksimum yang diperbolehkan dari LI ( Load Index ). LI 67 = Beban maksimum yang dapat ditanggung oleh ban sebesar 307 Kg.
5. H menunjukkan batas kecepatan pemakaian ( Sama dengan penjelasan diatas )
  • Tanggal Produksi Ban
Pada salah satu sisi ban, biasanya terdapat 4 angka yang menunjukkan kapan ban tersebut dibuat.

Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor

Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor

Kode pembuatan juga pasti berfungsi untuk mengetahui usia ban. Kalau saya tidak salah usia sebuah ban paling ideal sebelum lewat 2-3 tahun dari kode pembuatan.
  • Kode Ban Depan Atau Belakang
Disisi ban biasanya ada huruf F untuk Front atau depan dan R untuk Rear atau belakang.
  • Daftar Kode Kecepatan Maksimum
Kode kecepatan maksimum ditulis dengan huruf yang menunjukkan batas maksimal sebuah ban dipacu dalam waktu 1 jam dengan membawa beban sesuai spesifikasi standar.

Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor

Contoh misal sebuah ban memiliki kode 90/90-14 M/C 46P, huruf P yang yang terdapat di belakang angka 46 ( 46P ) menunjukkan kecepatan maksimum. Pada tabel, kode P berarti kecepatan maksimumnya adalah 150 km/h.
  • Kode Compound
Kode Compound ban ditulis dengan huruf, yang menunjukkan ban tersebut mempunyai kompon yang lunak atau keras.

1. Kode 'S' = Soft ( lunak)
2. Kode 'M' = Medium ( sedang atau standar )
3. Kode 'H' = Hard ( Keras )
  • Arah Rotasi Ban
Perputaran ban ditunjukkan dengan tanda panah yang terdapat pada sebuah ban, jadi perhatikan dalam pemasangan ban, harus sesuai dengan arah panah, jika terbalik maka ban akan licin dan traksi yang tidak sempurna sehingga dapat berbahaya bagi pengendara.
  • Beban Maksimum Ban
Indikasi beban maksimum ban yang dapat ditahan dalam keadaan dingin biasanya tercantum pada dinding ban.
Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor

Atau ada pula yang menggunakan index angka.

Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor
  • Tipe Ban
Pada sisi dinding ban biasanya terdapat kode type ban yaitu TT untuk Tube Type dan TL untuk Tubeless. Ban TT adalah ban yang masih menggunakan ban dalam dan TL atau radial yang sudah tidak menggunakan ban dalam.

Demikian artikel Cara Membaca Kode Ban Sepeda Motor versi Aksi Motor. Jika terdapat kesalahan info dan penulisan, silahkan memberi kritik dan saran dan tetap berkunjung di Aksi Motor untuk aksi-aksi selanjutnya


Blog, Updated at: 04.56

0 komentar:

Posting Komentar